Showing posts with label teknologi. Show all posts

Jadi Makin Semangat Nih! Dengan PC All in One ASUS V200IB, Bisa Lebih Cepat Start Membuka Kursus

13 comments
3 tips sukses: Mulai dari hal kecil, Mulai dari diri sendiri, Mulai sekarang juga 

Membuka kursus atau lembaga pendidikan non formal, bukan hal baru bagi saya. Waktu saya SD, sekitar tahun 1990-an, kakak saya membuka kursus komputer, akuntansi dan bahasa Inggris di rumah ibu. Saya sempat "magang" jadi tukang ketik buku modulnya dan mendapat gaji 5 ribu :-D.

Sewaktu saya hamil anak pertama, saya sempat membuka bimbingan belajar untuk anak SD-SMP-SMA dan sebuah usaha jasa pengetikan. Walau usaha ini berhenti karena sesuatu hal, namun keinginan untuk membuat "usaha" serupa terus menyala di hati saya.

Waktu pun bergulir, sampai ilmu saya makin bertambah tanpa terasa. Iya, saya mendapat ilmu dari dunia online, dunia digital. Mulai membuat blog, menjadi blogger, menulis konten digital, membuat dan mengendalikan toko online, mengenal e-learning, digital learning di Teknologi Pendidikan serta terakhir saya belajar pemrograman di kursus Coding Mum.


Inspirasi Membuat Kursus Untuk Perempuan


Sewaktu presentasi di Coding Mum, saya menyajikan desain website Akademi Prasetyorini. Yaitu sebuah lembaga belajar untuk perempuan di ranah bisnis, kreatif dan digital. Rencana awal saya akan berkolaborasi dengan 2 teman lainnya. Namun ternyata ada perubahan. Teman saya pindah rumah, jauh dari saya dan sulit untuk meneruskan rencana. Tidak mudah mencari patner pengganti. Akhirnya saya fokuskan untuk bergerak di bidang digital aja. Memberikan kursus tentang materi digital, untuk membantu guru meningkatkan kinerjanya di sekolah dan mencetak calon perempuan pengusaha baru di dunia digital kreatif.

Dengan keputusan ini, maka saya harus maju sendiri. Jika melihat profil lembaga pendidikan serupa, sepertinya banyak sekali yang harus dipersiapkan dan itu mahal. Ajaib dan mustahil rasanya saya sanggup. Namun saya kembali ingat dua perempuan yang memberikan inspirasi.

Pertama, Bu Aisyah dan profil sekolah gratis khusus anak perempuan yang dikelolanya. Kalau tidak salah lokasinya di daerah Jawa Barat. Dari beliau sebuah nasihat saya catat, "Mendidik Satu Perempuan Artinya Mendidik Satu Generasi".

Kedua, bu Ratih dan kursus rias di Surabaya. Waktu itu saya berkunjung ke rumahnya atas rekomendasi kakak, ketika saya akan menikah dan mencari perias. Rumahnya kecil sekali, masuk gang kecil dan ruwet; bisa dibilang gang tikus. Di rumah kecilnya itu, penuh dengan etalase besar berisi baju pengantin dan perangkat make up. Space untuk tamu, hanya sebuah sofa kecil, itu pun ada beberapa blangkon disana. Yang menarik, di space kecil itu, saya sebagai tamu, harus berbagi tempat dengan dua pasang perempuan yang sedang belajar rias pengantin. Riasannya bagus dan cantik sekali. Menurut bu Ratih, mereka adalah peserta kursus. Dari beliau saya mendapatkan pelajaran, "Memulai Sebuah Kursus Bisa dari Tempat Yang Sederhana".

Dari sini saya mendapatkan inspirasi dan semangat, bahwa sekarang pun saya bisa mulai membuka kursus di rumah. Dengan bekal niat, sebuah netbook mini, televisi dan ruang tamu di rumah sendiri.


Kendala Yang Saya Hadapi

Namun ternyata, saya mempunyai kendala. Netbook saya ukuran layarnya sangat kecil. Dengan layar kecil, tampilan presentasi akan terbatas dan terpotong. Terlebih jika saya ingin membuat screenshoot tiap tahapan belajar sebagai materi tutorial/kursus. Saya butuh laptop yang lebih besar atau saya butuh komputer, begitu pikir saya.

Screenshoot Terbatas Karena Layar Netbook Saya Kurang Besar

Selain itu, beberapa kali netbook saya nge-hang karena "panas" jika dipakai untuk waktu lama. Teman saya yang programmer, menganjurkan jika di rumah lebih baik menggunakan komputer saja, karena lebih stabil. Namun suami saya bilang, kalau komputer itu butuh listrik yang banyak, juga tempat yang lumayan besar. Sedangkan ukuran space bebas di ruang tamu kami hanya sekitar 3x6 meter. Juga perlu pertimbangan modal keuangan kami masih terbatas dan harus dibagi dengan keperluan lain. 

Jadi gimana nih?
Apa niat harus berhenti karena berbagai kendala?
Saya sudah terlatih untuk terus maju walau fasilitas belum ada.
Bondo Nekad, Bonek, Modal Nekad, gitulah maksudnya. Jadi, ayo maju terus....!


Perangkat Komputer Penunjang Bisnis Yang Saya Butuhkan

Analisa kebutuhan komputer yang sudah kami bicarakan adalah, komputer yang spesifikasi-nya bisa untuk pemrograman dan desain grafis, layar lebar, audio bagus untuk merekam tutorial atau presentasi, hemat listrik, hemat tempat, harga terjangkau. 

Tabungan pribadi saya tak seberapa, maka harus sangat hati-hati memperhitungkan pengeluarannya. Setelah semedi dan browsing kesana-kemari, alhamdulillah akhirnya saya nemu satu perangkat yang tepat bahkan sangat tepat.

Perangkatnya adalah komputer model baru, canggih, keren, kompak, yaitu PC All in One ASUS Vivo AiO V200IB. PC All in One berbasis Intel Pentium Processor ini dibandrol dengan harga sekitar 5 juta-an. Nah, dari segi harga, sudah cocok, bagaimana spesifikasinya?.
Amaziingg...saya amazing melihat foto produk, video review dan spesifikasinya. This is it, inilah yang saya cari.















PC All In One ASUS Vivo AiO V200IB 


Vivo AiO V200IB
PC All in One ASUS Vivo AiO V200IB, 
gambar dari web https://www.asus.com/AllinOne-PCs/Vivo-AiO-V200IB/




Dari video review produknya, saya makin terkiwir-kiwir, jatuh cinta lahir batin, beneran sumpah.
Anak saya sampai heran, kenapa saya jingkrak-jingkrak sambil narik-narik sarung suami saya, saking senengnya. Loh kok sarung sih?
Hehehe, doski baru pulang dari masjid soalnya waktu saya nemu informasi tentang PC All in One ASUS Vivo AiO V200IB ini.
"Mas, mas, lihat lihat nih, cocok dengan yang aku butuhkan untuk bikin kursus!"


Semua Yang Saya Butuhkan Ada di PC All in One ASUS Vivo AiO V200IB



Jadi begini, PC All in One itu adalah PC yang CPU-nya udah jadi satu dengan monitornya. Sekilas penampakan seperti monitor saja, atau malah seperti televisi. Nah, PC All In One ASUS V200IB bentuknya kompak, stylish juga kokoh. Bisa diletakkan dengan rapi di rumah saya dengan satu meja panjang. Cukup deh bikin kursus di rumah saya yang mungil.


PC All In One ASUS V200IB ukuran layarnya gede juga; 19,5 inch. Dilengkapi layar LED-baklit yang menawarkan kecerahan sehingga gambar tampak hidup. Sesuai juga dengan kebutuhan saya, untuk membuat rekaman desktop atau merekam diri sendiri sebagai video tutorial. Juga enak untuk kelas digital dengan tele-conference atau video chat. Kursus online makin enak dilakukan dengan layar lebar. 


Keren nih, ada juga teknologi layar sentuh 10 jari. Kalau mau edit gambar mudah kan, nggak perlu beli drawing pad lagi. Peserta kursus juga pasti bakal suka. Untuk presentasi juga pasti mudah dan menarik. 


Gambar bagus kalau suaranya pelan ya kurang asik kan? jangan kuatir deh. Pakai PC All in One ASUS V200IB ini suaranya ciamik. Teknologi ASUS Sonic Master nya udah built in. Malah bisa diatur 5 mode loh, untuk music, movie, gaming, recording dan speech. Lengkap pokoknya.



Dengan Intel Premium Processor- ASUS V200IB hanya membutuhkan energi yang kecil (hemat listrik) tapi performa tetap bagus. Untuk multitasking juga kuat, perpindahan cepat dan halus. Mau browsing, sekaligus nonton animasi, sambil ngedit video...bisaaaa banget.  Ditambah lagi Advanced NIVIDIA Ge Force Graphic 930M yang digunakan. Menampilkan atau membuat video HD bisa lebih cepat. Juga hemat waktu kalau mau mengirimkan foto berkualitas tinggi. 


Yang amazing lagi, teknologi NFC nih. Dengan teknologi ini (dari video reviewnya diatas), kita bisa melihat gambar hasil jepretan henpon tanpa perlu kabel data. Cukup henponnya diletakkan seperti di gambar, maka log in dengan tap, dan bisa kita nikmati gambar atau file lain di henpon langsung ke layar monitor. Ajaib ya?


Pernah kagum dengan charger henpon wireless atau tanpa kabel? nah ini dia, di ASUS V200IB bisa dilakukan loh. Kita lagi kerja pake komputer kompak ini, sambil sekalian nge-charge henpon. Nggak pake repot, nggak pake kabel dan beneran meja kita jadi rapi jali. fiuuh, canggih banget sih ASUS..



Jika bekerja di bagian desain grafis, pasti butuh akses file gambar banyak. Juga untuk programmer, itu file codingnya juga gede banget. Biar aman biasanya disimpan di harddisk eksternal. Nah, port USB  dari ASUS V200IB ini ada banyak. Bahkan port HDMI juga ada, biar bisa disambungkan ke televisi dengan layar lebih besar, jadi kerjaan mengajar atau presentasi bisa lebih leluasa. 


Teknologi pembaca Smart Card juga keren. Biasanya kita nunggu transfer data sampai ngantuk..karena lama. Nah pake ASUS ya gpl deh, ga pake lama. 

Pokoknya kerjaan beress tuntass dengan ASUS V200IB



Spesifikasi PC All in One ASUS V200IB ini sesuai dengan materi kursus yang akan saya berikan:
  1. Materi Microsoft Office untuk bisa buka usaha jasa pengetikan
  2. Membuat Blog dan mengoptimasikannya
  3. Membuat konten digital untuk personal atau pengajar (guru)
  4. Membuat kelas virtual dengan platform digital learning (guru) 
  5. Membuat web design dan belajar front end programming
  6. Membuat aplikasi berbasis android 

Keenam materi digital itu, saya olah sedemikian rupa sehingga sesuai dengan tahapan pemula dan lanjutan (advance). Sementara sasaran peserta selain perempuan pada umumnya (ibu rumah tangga dan profesi lain), juga para pengajar (guru) dan penyelenggara bimbel yang ingin meningkatkan usahanya di ranah digital.

Strategi belajar juga akan menggunakan metode Blended Learning, yaitu kombinasi kelas tatap muka dan kelas online. Peserta bisa mengulang materi belajar secara mandiri di rumah, melalui website dan sumber belajar yang sudah saya siapkan.


Skenario Usaha Ada 3 Tahapan


Perkara perangkat sudah beres, saya tinggal memantapkan desain skenario usaha kursus yang ingin saya kembangkan. Karena harga produk juga sudah ada, mudah bagi saya menghitung rencana bisnis dalam jangka waktu 3-5 sampai 10 tahun ke depan. 

Skenarionya begini:
  • 1-3 tahun, Tahap Inkubasi. 
  • 3-5 tahun, Tahap Pemantapan.
  • 5-10 tahun, Tahap Pengembangan.




    Tahap Inkubasi 
    Masa ini, kursus dimulai saat ini juga, dengan perangkat yang ada. Rencananya, saya hanya membutuhkan perangkat berupa:
    1. PC All in One Asus untuk membuat konten digital/materi kursus dan presentasi (untuk saya pribadi sebagai pengajar).
    2. Kabel HDMI untuk menyambungkan PC All in One Asus dengan televisi
    3. Televisi (sudah ada)
    4. Ruangan (belajar dengan lesehan di lantai).
    5. Laptop dibawa oleh masing-masing peserta kursus
    6. Akses internet dengan wifi kabel (sudah ada)
    Dari masa inkubasi ini, evaluasi dilakukan untuk memantapkan fokus materi kursus, strategi pengajaran yang sesuai dengan peserta dan perangkat yang dibutuhkan.

    Tahap Pemantapan
    Modal untuk penambahan perangkat dikumpulkan sedikit demi sedikit untuk renovasi ruangan dan tambahan perangkat. Rencananya fasilitas yang akan diwujudkan adalah:
    1. 6-12 unit PC All in One ASUS untuk peserta
    2. LCD Proyektor
    3. Meja panjang untuk peserta dengan sudah disediakan PC All in One Asus
    4. Akses internet dengan wifi kabel (sudah ada)
    5. Lokasi masih di rumah
    6. Pengajar tambahan diambil dari alumni
    Tahap Pengembangan 
    Di tahap ini kursus sudah mapan, baik dari segi manajemen dan sistem usaha juga dari keuangan. Ada 3 hal yang ingin saya kembangkan dari sini, yaitu Franchise, Kredit PC All in One dan Cafe Coding. 
    1. Franchise adalah projek untuk mereka yang sudah punya modal dan memenuhi ketentuan yang kami berikan. Selain sistem usaha, kami juga menyediakan perangkat berupa PC All in One ASUS, LCD Projector, Kabel HDMI, dll. 
    2. Kredit PC All in One Asus, kami tujukan pada alumni yang ingin mulai membuka usaha sendiri di rumah dengan modal terbatas. Mengingat saya sendiri juga pernah mengalami kendala yang sama ketika akan memulai usaha. 
    3. Cafe Coding adalah projek entertainment dan komunitas alumni yang perlu dijaga loyalitasnya sehingga usaha kursus tetap bertahan lama. Cafe ini berisi spot makanan dan spot ngoding, salah satu materi kursus. Spot ini berisi beberapa unit PC All in One ASUS, yang bisa digunakan oleh pengunjung. Disini juga diberikan ruangan untuk presentasi bagi para komunitas yang ingin membuat workshop atau launching produk baru. 
    Mengapa 3 tahapan?
    Kalau melihat skenario bisnis saya, kesannya lambat ya? 3 tahun, 5 tahun, 10 tahun.
    Hal ini bukan karena saya kurang percaya diri, namun saya memang menyesuaikan langkah. Ibaratnya saya tidak tancap gas pol, melainkan perlahan tapi pasti. 
    Kenapa?
    Tentu saja karena saya masih harus menjadikan anak-anak dalam skala prioritas. Saya ingin bisa membimbing anak dalam belajar sampai di tahapan sekolah yang aman, minimal SMA, baru bisa saya lepas mandiri 100%. Sekarang anak terkecil saya masih berusia 10 tahun masih kelas 4 SD. Jadi 3 tahapan skenario itu saya buat, agar tetap seimbang antara bisnis dan keluarga. 

    Mengapa hanya perempuan?
    Sejak awal saya menyatakan, ingin terlibat dalam projek pengembangan perempuan, baik secara pendidikan dan kemandirian. Selain itu di tahapan inkubasi dan pemantapan, keduanya saya lakukan di rumah. Selain karena saya ingin berbagi untuk perempuan, saya juga harus menjaga kehormatan suami dan keluarga. Akan lebih elok jika interaksi intens terjadi sesama perempuan saja ketika di rumah. Jika usaha sudah berkembang, saya akan meng-handle-nya langsung bersama suami dan dua anak laki-laki saya, maka bisa lebih luas jangkauan peserta kursusnya.

    Mengapa di semua tahapan tetap setia dengan PC All in One ASUS?
    Dengan suami saja setia, kenapa dengan ASUS enggak?
    #eaaa....

    Saya sudah percaya dengan kualitas ASUS. Waktu kuliah pasca kemarin, dosen saya, pak B julukannya, sering memamerkan laptopnya pada kami. "Walau semua udah ganti, saya selalu setia sama ASUS. Nih laptop bandel banget!", begitu katanya. Dan beberapa teman juga memilih ASUS. Saya pun yakin takkan salah pilih untuk selalu menggunakan produk ASUS untuk kepentingan pribadi maupun usaha dan bisnis. Recommended windows desktop brand loh nih ASUS.  
    ASUS Desktops – Most recommended Windows desktop brand.


    Apalagi produk ASUS PC All in One yang canggih dan keren itu. Kekuatan komputasinya dapat menunjang bisnis tradisional dengan teknologi terkini berupa layar sentuh 10 jari, koneksi port serial (COM), modul NFC dan pembaca Smart Card untuk mendukung aplikasi bisnis. Juga, karena bodinya ramping dan kompak, menjadikan produk ini sempurna untuk bisnis yang memiliki keterbatasan ruang area kerja. Cocok sebagai penunjang rencana untuk memulai kursus di rumah minimalis. 

    Baiklah semua spesifikasi PC All in One ASUS V200IB sudah saya ulik sedemikian rupa. Dan hasilnya sesuai banget dengan kebutuhan saya membuat kursus. Alhamdulillah, untung saya ketemu ASUS. Sudah kebayang kelak kursus saya  pasti bisa berjalan asyik, seru, menarik dan maknyuuss. 
    *Sumber foto yang diedit dan sumber informasi diambil dari https://www.asus.com/AllinOne-PCs/Vivo-AiO-V200IB/

        keterangan:
        Artikel ini diikutsertakan dalam ASUSPRO Intel Writing Competition, dan alhamdulillah mendapatkan Juara 2 untuk kategori All in One. Semoga ASUS makin jaya, dan kursus saya bisa segera dimulai dengan materi belajar yang makin enak dibaca. Terima kasih dan sukses ya ASUS


        Seru banget! Ada Kartu Baca Animasi Seperti Kartu Coki-Coki

        3 comments
        Ma, lihat kartu Boboi Boy - nya bergerak. 
        Panggilan anak saya itu menarik perhatian. Lalu saya mengikuti permintaannya, meletakkan kartu Boboi Boy ke bawah tablet androidnya. Dan voila...terlihat animasi gerakan kartun Boboi Boy sedang bertempur dengan musuhnya. Wah, amazing. Saya pun merekamnya. 



        Anak saya bilang kartu animasi ini hadiah dari jajan merk coklat Coki-Cok*. Wah, super. Teknologi canggih, Augmented Reality sudah menyebar dengan mudahnya di masyarakat. Masa depan era digital untuk pembelajaran bisa terbuka lebar nih, itu pikir saya. 

        Kenapa?
        Saya sebenarnya sudah lama mendengar konsep teknologi AR atau Augmented Reality ini. Saya melihatnya di acara talkshow televisi yang membicarakan tentang kartu animasi atau kartu 4 dimensi buatan Octagon Studio. Kartu karya anak-anak dari Bandung itu cukup menyita perhatian saya. 

        Bagaimana tidak. Kartu biasa kemudian menjadi gambar animasi dengan menyorotkan kamera dari ponsel pintar. Wah, jenius. 

        Terbayang kan, jika anak kita yang masih kecil-kecil, belajar mengenal huruf dan membaca melalui kartu ini? Saya kemudian menulisnya di blog, tentang kartu 4 dimensi. Seperti inilah tampilannya. 


        Ketika kartu bergambar lebah didekatkan kartu bergambar bunga, maka akan tampak animasi lebah terbang ke arah bunga untuk menghisap madunya. Dua kartu ini untuk pembelajaran mengenal huruf, bentuk hewan sekaligus jenis makanannya. Ada suaranya juga loh. Menarik bukan?
        Setelah booming kartu coki-coki (nulis merk gapapa kali ya? siapa tau diberi job sama coki-coki, hehehe), saya mulai penasaran lagi dengan teknologi AR dan kartu buatan Octagon Studio ini.

        Eh ternyata sekarang makin banyak kartunya loh. Dari tulisan saya di blog juga, saya akhirnya kenalan sama teman yang berjualan kartu ini. Lebih mudah deh dapatnya.

        Di bawah ini video cara menggunakan kartu 4 animasi dan jenis kartu yang bisa dibeli dari saya.

        Ini video dari Octagon Studio


        Kartu Animal 4d (untuk belajar baca dan mengenal binatang)

        Contoh tampilan kartu animal 4D


        Kartu Octaland 4D (pengenalan profesi)

        Tampilan kartu Octaland 4D


        Tampilan kartu Octaland 4D

        Kartu Animal 4D

        Kartu Space 4D (tentang luar angkasa)


        Kartu Hijaiyah 4d



        Kartu Octaland 4D

        Kartu Dinosaurus 4D 

        Kartu Transportasi 4D


        HARGA KARTU BELAJAR 4 DIMENSI
        1. ANIMAL 4D CARD OCTAGON STUDIO 55.000
        2. OCTALAND 4D CARD OCTAGON STUDIO 55.000
        3. SPACE 4D CARD OCTAGON STUDIO 75.000
        4. DINOSAURUS 4D CARD OCTAGON STUDIO 55.000
        5. TRANSPOR ABC KUASAR STUDIO 65.000
        6. HIJAIYAH 4D ORIONS STUDIO 55.000
        Note: harga belum termasuk ongkoa kirim dan bisa berubah sewaktu-waktu.

        Tahap sebelum membeli kartu belajar animasi:

        1. Baca artikel ini sampai paham.
        2. Unduh aplikasi di playstore, keyword : octagon studio (pilih salah satu aplikasi, bisa animal, space,octaland)
        3. Jika salah satu aplikasi bisa diunduh di perangkat anda, maka bisa menggunakan kartu ini.
        4. Pesanlah kartu sesuai keinginan. Ingat satu kartu belajar animasi harus mengunduh satu jenis aplikasi yang sesuai.
        5. Hubungi kontak dibawah ini untuk info dan pemesanan.

        INFO DAN PEMESANAN (pilih salah satu):
        1. LINE / TELEGRAM = heniprasetyorini
        2. Whatsapp 087851781356
        3. pin BB 5842E4CD
        4. Facebook messenger ke Heni Prasetyorini
        5. Email: heni.prasetyorini@gmail.com
        Note:
        Awas kartu tiruan. Sekarang banyak yang beredar dengan harga sangat murah atau ukuran lebih kecil. Kartu saya berasal dari official distributor.

        Bagaimana?
        Apakah tertarik menggunakan kartu baca animasi ini?
        Konon katanya, belajar membaca akan kurang optimal jika hanya sekedar mengajarkan membaca. Menggunakan kartu ini, tentu akan memberikan pengalaman belajar baru dan menyenangkan buat anak. Selain anak mengenal teknologi canggih sesuai jamannya. Anak pun bisa belajar mandiri serta terbiasa menggunakan gadget untuk belajar.

        Didiklah anak-anakmu sesuai jamannya. Karena mereka hidup bukan di jamanmu.  (Ali bin Abi Thalib)
        Ditunggu ordernya ya :-D 





        Good bye Bookmark, Welcome Evernote Web Clipper

        5 comments
        Pernahkah anda mengalami kesulitan mengingat judul website yang telah anda bookmark?
        Dan ketika membuka bilah bookmark di Google Chrome, pening sendiri dengan daftarnya yang panjang? 
        Dan karena frustasi akhirnya anda pun browsing lagi dan mencari informasi baru, yang belum tentu sebaik hasil browsing sebelumnya. Bete kan?

        Nah, sekarang nggak perlu bete lagi, ada solusinya. Yaitu aplikasi keren bernama EVERNOTE. 

        Saya jatuh cinta pada aplikasi ini sejak rajin mencari informasi tentang e-learning, dan akhirnya menemukannya.

        Evernote.com
        Evernote adalah aplikasi pengorganisasian catatan, sekilas mirip dengan Google Drive. Kita bisa menyimpan file di aplikasi itu dan membaginya dengan mudah. Fitur lengkap evernote akan dibahas khusus di artikel lain. 

        Evernote mempunyai fitur yang bisa mengatasi masalah klasik bookmark, yaitu Evernote Web Clipper. Web clipper ini bisa dipasang widgetnya di chrome extension, jadi lebih mudah untuk diaplikasikan pada laman web yang ingin kita simpan. 

        Sebelumnya, anda bisa mencari di Google, "Download Evernote Web Clipper". Lalu ikutilah prosedurnya. Setelah aplikasi terunduh di laptop dan widget chrome anda, maka perlu dilakukan "sign up" akun dulu di Evernote. 

        Kenapa ini dilakukan?
        Karena Evernote adalah aplikasi yang bisa diakses di semua gadget, di komputer, laptop dan android. Dengan mempunyai akun di Evernote, maka anda bisa mengakses informasi yang sama seperti yang anda simpan dalam akun anda. Termasuk Evernote Web Clipper. 

        Jadi, bagaimana cara menyimpan laman penting hasil browsingan kita dengan Evernote Web Clipper?

        1. Bukalah website/laman yang ingin disimpan. 
             Contohnya : http://www.theworkathomewoman.com/internet-research/ 

        2. Lalu klik icon gambar gajah di sudut kanan atas, sehingga muncullah kotak perintah web clipper,
             seperti di bawah ini:

        Web Clip Laman dengan Evernote Web Clipper
         3. Pilihlah jenis clip yang ingin disimpan dan ditampilkan di Evernote. Bisa Artikel, Artikel           Sederhana, Laman Penuh, dll.

        4. Lengkapi membuat Folder penyimpanan, contoh: folder BLOGGER. lalu klik SIMPAN.

        5. Setelah langkah selesai, maka bukalah kembali laman evernote.com dengan akun anda. Maka akan muncul tampilan seperti berikut di Home evernote anda.

        Tampilan Hasil Web Clipper di Desktop Laptop
        6. Evernote juga bisa diunduh dan diakses di tablet android atau ponsel android (smartphone). Setelah diunduh dan login, maka akan tampil juga hasil Web Clipper anda di gadget tersebut. Seperti         tampilan di bawah ini:


        Tampilan Hasil Web Clipper di Tablet Android
        7. Evernote Web Clipper, bisa menampilkan Artikel Sederhana lengkap semua artikelnya bisa dibaca langsung tanpa membuka dulu link sumber aslinya, seperti gambar di bawah ini :

        Tampilan Hasil Web Clipper di Tablet Android
        *klik gambar untuk memperbesar

        Sehingga ketika kita ingin melihat ulang semua laman yang telah disimpan (di web clip), akan lebih mudah. Karena ada lengkap, tampilan gambar, tulisan artikel, dll. Bahkan kita bisa kembali membuka link hidup artikelnya, dengan menge-klik 'OPEN SOURCE' seperti yang ada di garis merah di atas.

        Untuk versi gratis (free version), fitur di Evernote ini hanya bisa diakses secara online (ada sambungan internet). Akan tetapi jika kita sudah upgrade ke versi premium dan berbayar, maka webclipper bisa diakses secara offline.

        Aplikasi Evernote Web Clipper ini menarik sekali dan bisa membantu pekerjaan anda lebih efektif. Menerapkannya dalam pembelajaran di sekolah/kuliah, bisa membantu guru dan muridnya dalam menggunakan teknologi internet untuk mempermudah kegiatan belajar mengajar. Selamat mencoba.

        -HPR-

        Tentang Smartphone : hemat baterai dan pulsa

        2 comments
        Pin BB -nya berapa sis?
        pertanyaan ini sering sekali muncul di layar HP ku, setiap ada sms calon customer yang masuk.
        Menjawabnya kadang membuatku segan juga, onlineseller kok kagak punya BB. Tapi... untuk punya BB aku mikirnya kok berkali-kali lipat ya...

        inilah alasannya :
        1. saya amati yang pada punya BB tuh sibuk bener. dikit-dikit ada bunyi PING PING PING. lalu mereka menunduk dan menjawab pesan-pesan di BBM itu. repot banget. nerima SMS aja kadang rasanya kewalahan. gimana nanti kalo ditambah sama BBM-an? lah, bisa nggak ngurusin rumah seharian deh....

        2. baterainya abis cepet banget. setelah saya browsing ke Google, emang ada cara agar hemat baterai pakai BB. cuman ya, kalau kudu nyalain fungsi BBM-nya, tetap aja, sehari semalam, baterai sudah low dan butuh di charge. kebayang repotnya ya, sedikit-sedikit nge-charge. sementara ponsel lawasku, bisa 3-5 hari baru habis baterai. kecuali aku sibuk berfb dan ber google ria, baru deh baterainya habis 2-3 hari-an.

        3. pulsanya mahal ciinn...; gimana pun providernya, untuk BB full service, kudu ngerogoh kocek minim 50 ribu sampai 100 ribu, satu bulan. padahal kita itungannya internetan di layar kecil mungil itu. dibandingkan internetan unlimited sama si laptopku, plus modem smart evdo, sepuasnya cuman butuh 45ribu sebulan. itu pun benar-benar sepuas puasnya. di layar yang lebar. walhasil, perkara pulsa ini juga membuatku berpikir ulang,

        4. ada android dan nokia symbian. dua alternatif smartphone ini membuatku berpikir ulang untuk mempunyai BB. sepertinya di masa depan, android lebih leluasa dipakai dan disetting sesuai perkembangan gadget dan software.



        Untuk Symbian, yang aku tahu dari Google cuman Nokia Symbian. Merk ponsel lain epertinya belum ada yang pakai sistim Symbian.

        Nokia Symbian yang kupunya, adalah C63.
        Bisa untuk push email, ada ovishop [nokia market], enak juga untuk internetan. pulsanya biasa aja, pakai paket data internet.
        yang tidak ada ya cuman fungsi BBM aja.
        tapi ini bisa diatasi dengan adanya WHATSAPP. yang fungsinya sama, bisa kirim pesan kayak BBM, bisa kirim video, gambar, musik, dsb. Malah mudah sekali, ga perlu kasih nomer pin, karena dari nomer HP kita sendiri aja daftarnya.



        nah, ini yang kupegang sendiri sekarang. ponsel android punyanya samsung. ponsel ini enak dipakai. touch screen-nya, sensitif sekali.
        sistim android punya fungsi persis seperti BB dan nokia symbian. Tentu tidak ada fungsi BBM, tapi bisa diganti dengan menggunakan WhatsApp.

        kelemahan android ini : boros baterai juga, dan pulsa data juga.

        jadi gini critanya,
        aku daftarkan paket data unlimited 500MB/bulan = 25 ribu [pakai XL]
        lalu suamiku mengaktifkan semuanya, Gmail, FB, WhatsApp. dalam satu malam saja, data internetku sudah habis 400MB. padahal aku nggak ngapa-ngapain, cuman tidur dong. artinya tuh ponsel nggak kepake.

        wah berat di ongkos nih. aku berpikir keras, gimana cara ngatasinya.
        akhirnya udah ketemu nih, sekaligus aku kasih tips cara hemat baterai dan pulsa.

        Tipsnya :
        1. agar hemat baterai : atur semuanya agar tidak banyak aplikasi yang nyala. bluetooth matikan. rotasi otomatis, matikan.

        2. agar hemat pulsa : jika sedang tidur/ponsel tidak digunakan, atur MOBILE & Network, dan matikan Penggunaan paket data. jadi internet benar-benar berhenti. dan baru nyalakan lagi jika ingin digunakan.
        untuk mengontrol penggunaan pulsa data, kita bisa mendownload ONAVO,
        di ponsel android, atau di nokia symbian.
        jadi, kita bisa tahu berapa KB data internet yang sudah kita pakai. dan disesuaikan dengan paket data yang kita ambil.



        Memang sih, ulasan saya ini tidak akan berlaku bagi mereka yang benar-benar mobile, dan butuh internet setiap saat.

        Karena saya tidak begitu. Saya tidak begitu mobile, dan tidak begitu perlu internet setiap saat, maka untuk sementara saya atur ponsel pintar saya, agar hemat pulsa dan waktu. Karena sementara waktu ini, saya mau semedi dulu :D

        Jika suatu saat diperlukan, maka bisa diatur ulang.